Indosat Ooredoo dikabarkan menjual 4.000 Tower untuk beralih ke Digital

by - Maret 31, 2021

 

Diamond QQ - Indosat Ooredoo dikabarkan menjual 4.000 menara milik perseroan untuk lebih fokus pada produk digital yang kini semakin marak.


Demikian disampaikan Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al Naema usai penandatanganan kesepakatan, Selasa (30/3/2021).


Ia menambahkan, penjualan ini merupakan langkah penting bagi Indosat Ooredoo untuk berkembang lebih jauh di tahun 2021.


Penjualan tersebut merupakan pendorong optimalisasi struktur permodalan perusahaan untuk meningkatkannya sebagai investasi perusahaan.


Sedangkan 4.000 menara yang dijual disebut-sebut sebagai ajang untuk mendorong pengembangan bersama kepada para pemenang tender penjualan.


“Ini bukan hanya soal penjualan, tapi soal mendorong kami untuk berkembang bersama pembeli menara kami,” pungkasnya.


Namun, Indosat Ooredoo belum merinci kesepakatan dan pihak yang memenangkan tender penjualan menara tersebut.


Menjual ke Digital Colony?

Sebelumnya, PT Indosat Tbk (ISAT) dikabarkan hampir mencapai kesepakatan untuk menjual sekitar 4.000 menara ke Digital Colony.


Perusahaan tersebut dikabarkan sedang merinci transaksi pelepasan menara dan akan diumumkan paling cepat minggu ini. Demikian disampaikan seorang sumber yang mengetahui hal tersebut, seperti dilansir Bloomberg, Selasa (30/3/2021).


Nilai transaksi penjualan menara diperkirakan mencapai USD 700 juta. Digital Colony berencana untuk membeli aset menara melalui Edgepoint Infrastructure, kemitraan yang baru-baru ini dibentuk dengan mantan Edotco Group Sdn. Kepala Eksekutif (CEO) Suresh Sidhu.


Kesepakatan itu akan tercapai beberapa pekan setelah Indosat menyatakan masih dalam tahap awal menjajaki penjualan sekitar 4.000 menara tanpa menyebut calon pembeli.


Tolak untuk Berkomentar

Menurut sumber, pembicaraan masih bisa ditunda. Seorang juru bicara Edgepoint menolak berkomentar. Sementara itu, perwakilan Digital Colony dan Ooredoo tidak langsung menanggapi permintaan komentar.


Infrastruktur digital termasuk menara telekomunikasi, pusat data, dan fiber telah menjadi tempat investasi utama di tengah peluncuran teknologi global.


Digital Colony telah menjadi pemain aktif dalam konsolidasi infrastruktur telekomunikasi di Asia. Edgepoint dapat mengumpulkan 20.000 menara hingga 50.000 menara dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.


Selain itu, Ooredoo Qatar, yang memiliki 65 persen saham Indosat, mengatakan sedang melakukan pembicaraan dengan CK Hutchison Holdings Ltd untuk menggabungkan bisnis telepon nirkabel di Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi untuk menangkis persaingan di pasar terbesar di Asia Tenggara itu.

Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq



You May Also Like

0 komentar