Dunia Dilanda Krisis Chip, MediaTek Akui Kesulitan untuk Memenuhi Permintaan Para Pelanggan

by - September 06, 2021

 Dunia Dilanda Krisis Chip, MediaTek Akui Kesulitan untuk Memenuhi Permintaan Para Pelanggan



Diamond QQ - Produsen chip semikonduktor yang bermarkas di Taiwan yakni MediaTek, mengakui bahwa perusahaannya merasa kesulitan untuk memenuhi permintaan para konsumen dikarenakan sedang terjadinya krisis chip yang melanda dunia.


"MediaTek tak kebal terhadap kekurangan ini dan kami merasa bahwa situasi sekarang ini membuat kami lebih sulit untuk memenuhi kebutuhan pelanggan ketimbang situasi-situasi sebelumnya," ujar Cedric Chang seorang Deputy Director Corporate Sales of Southeast Asia MediaTek pada konferensi pers virtual bersama Poco Indonesia.


Chang mengaku adanya kendala dan tantangan yang diakibatkan oleh pandemi sekaligus krisis chip ikut berdampak pada permintaan produk dari para konsumen yang semakin tinggi.


"Contohnya pada Chromebook, perangkat gaming, smartphone, hingga router WiFi," imbuh Chang dalam keterangannya.


Bila menilik kembali dari rekam jejak MediaTek sejak 2019-2020, Chang menyatakan bahwa pihaknya sanggup mengelola permintaan para pelanggan dengan sangat baik.


Dilihat dari hasil riset terakhir yang dirilis oleh Counterpoint, MediaTek memang sukses menjadi penguasa di pasar smartphone dengan pangsa 38 persen per Q2 atau pada kuartal dua 2021.


Mengutip laman Counterpoint, MediaTek terus mengungguli sang kompetitor yaitu Qualcomm, semenjak kuartal tiga 2020 hingga kuartal dua 2021.


Secara rinci MediaTek memperoleh pangsa pasar 31 persen pada kuartal tiga 2020, 22 persen pada kuartal empat 2020, 35 persen pada kuartal pertama 2021 dan juga 38 persen pada kuartal kedua 2021.


Sementara Qualcomm berada di bawah MediaTek semenjak kuartal ketiga 2020 dengan rincian 29 persen pada kuartal ketiga 2021, 28 persen pada kuartal keempat 2020, 29 persen pada kuartal pertama 2021, dan 32 persen pada kuartal kedua 2021.


"MediaTek telah lebih sukses dalam memenuhi permintaan para pelanggan," tutur Chang.



Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamond QQ

You May Also Like

0 komentar