TRAH, Proyek Kolaborasi Wima J-Rock Sebagai Bentuk Sumbangsih Pada Negara

by - September 22, 2021

 

Sumber : Istimewa


Diamond QQ - Swara Wimayoga alias Wima J-Rocks saat ini sedang disibukkan dengan kegiatan kolaborasi barunya di bidang musik yaitu TRAH. Wima, mengajak beberapa rekan yang memiliki visi yang sama untuk bersama-sama mewujudkan ide dan gagasan kerja. Mereka adalah Mahardhika Soekarno, Rizki M.H., Dimas Pandu dan Nanda Persada.


Bagi Wima dan teman-teman satu bandnya di J-Rocks, personel TRAH ini sudah tidak asing lagi. Bisa dibilang mereka adalah sekelompok produser dan pencipta lagu yang sudah berteman sejak lama.


Mahardhika Soekarno khususnya, cucu dari proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno selalu menjadi musisi di balik layar bagi beberapa musisi Indonesia, termasuk J-Rocks.


Nama TRAH sendiri berarti 'keturunan' atau 'anak bangsa'. Kemudian diputuskan sebagai nama untuk proyek musik ini.


“Kami mencari ide nama bahasa Indonesia yang punya arti bagus, namun jarang dipakai,” kata Wima membeberkan asal usul nama proyek tersebut.


Agustus lalu, hasil brainstorming TRAH melahirkan single perdana berjudul "Untuk Indonesia Raya". Sebuah karya lama yang dibuat oleh Dimas Pandu dengan tema yang berbeda kemudian notasi dan liriknya digubah dengan TRAH pada tanggal 3 November 2020 lalu menjadi tema nasionalisme.


"Kami sepakat untuk tidak me-monetize video ini sebagai bentuk sumbangsih kami kepada negara," lanjutnya.


Dalam video yang disutradarai oleh Anggi Andriyana, beberapa lokasi bersejarah dan ikonik di Jakarta menjadi pusat pengambilan gambar. Diantaranya Bundaran HI, Gedung DPR, Museum Satria Mandala, Gelora Bung Karno dan Monumen Nasional.


Proses pengambilan video dilakukan hanya dalam dua hari, yakni pada tanggal 15 dan 16 Agustus, atau tepatnya sehari sebelum Hari Kemerdekaan Indonesia, dimana saat itu semua lokasi sudah memiliki area yang jelas dan telah didekorasi oleh negara. Konsep video bahkan diputuskan pada 15 Agustus pagi.


Selain itu, TRAH juga melibatkan rekan-rekan musisi yang sering tampil di konten channel YouTube Studio 1945 untuk ambil bagian dalam adegan video dan beberapa artis untuk memberikan suara dan tampil di video klip sebagai bentuk dukungan.


Diantaranya Guruh Soekarno Putra, personel J-Rocks, Ipang Lazuardi, Buluk 'Superglad', Bagus 'NTRL' bahkan artis-artis yang tampil di luar dunia musik seperti Deny Sumargo, Astrid Tiar, Sarah Azhari, Deny Cagur dan masih banyak lagi.


“Lagu ‘Untuk Indonesia Raya’ itu lebih kepada menguatkan sesama untuk jangan menyerah dengan keadaan, dengan tetap bersatu tidak terpecah belah. Untuk selanjutnya kami menyiapkan lagu baru buat (tema) Sumpah Pemuda. Temanya lebih kepada menguatkan janji kita lagi di masa sekarang. Untuk generasi sekarang. Jadi kami tak ada tema cinta-cintaan. Hanya (tentang) cinta kepada negara,” jelas Wima semangat.


Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamond QQ

You May Also Like

0 komentar