Moeldoko Bantah soal Dana Haji Digunakan untuk Infrastruktur
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, sumber foto: Antara
DIAMOND QQ - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko membantah soal dana calon jemaah haji yang digunakan pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Menurutnya, informasi tersebut menyesatkan.
"Tidak ada seperti itu. Isu itu menyesatkan," kata Moeldoko di Mataram, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (8/6/2021).
Moeldoko memastikan dana haji yang dikelola pemerintah masih tersimpan
Moeldoko menegaskan, dana haji yang dikelola pemerintah masih disimpan. Namun, pemberangkatan tersebut belum bisa dilakukan karena secara global masih dalam situasi pandemi COVID-19.
"Saya sudah berbicara dengan Pak Anggito (Kepala Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji) bahwa uangnya aman," katanya.
Keputusan pembatalan keberangkatan calon jemaah haji karena pandemi COVID-19
Moeldoko menjelaskan, keputusan pembatalan keberangkatan calon jemaah haji tersebut karena adanya pandemi COVID-19. Dia menilai itu keputusan yang tepat.
“Tidak bisa dipaksakan untuk berangkatkan calon haji ke Tanah Suci karena faktor keselamatan jemaah yang menjadi pertimbangan utama. Semua negara juga menghadapi persoalan yang sama, atau bukan hanya Indonesia,” kata mantan Panglima TNI itu.
Moeldoko mengatakan, pemerintah tidak ada niat untuk melarang masyarakat menunaikan ibadah haji
Moeldoko mengatakan, kebijakan pemberangkatan calon jemaah haji terkait dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, kata dia, tidak mungkin pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan yang merugikan kepentingan bangsa dan negara.
Apalagi, menurut Moeldoko, menghalangi umatnya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
"Jadi, tidak benar ada dana calon haji yang dipakai untuk ini itu. Kalau ada isu macam-macam, itu sudah menyesatkan," kata Moeldoko.




0 komentar