PSG Klub Paling Sial Dalam Hal aturan Gol Tandang

by - Agustus 18, 2021

 

PSG klub paling sial dalam hal aturan gol tandang. Sumber foto: kompas.com



Diamond QQ - Sejak 10 musim terakhir di Liga Champions, Paris Saint-Germain telah menjadi tim yang paling banyak dirugikan dari adanya aturan gol tandang yang selama ini diterapkan di liga champions. Kemudian ada Juventus dan Arsenal.


UEFA yang saat ini telah menghapus aturan gol tandang untuk semua kompetisi antarklub di benua Eropa. Keputusan ini bahkan sudah mulai berlaku di musim 2021/2022.


Tim-tim yang telah memiliki agregat seimbang dari hasil dua pertemuan, akan bakal berlanjut ke babak tambahan waktu 2x15 menit, tanpa harus mempertimbangkan banyaknya gol tandang.


Penghapusan tentang gol tandang ini tidak cuma berlaku saat ada kedua tim saling bertemu di fase gugur. Dalam keterangan yang telah diberikan oleh UEFA, gol tandang juga tidak dipakai dalam hal menentukan peringkat sebuah tim di fase grup andai ada dua atau lebih tim memiliki poin sama. Kriteria yang saat ini akan diutamakan adalah perihal produktivitas gol.


Jika menarik mundur di 10 musim terakhir Liga Champions, PSG adalah tim yang paling sering merana akibat adanya aturan gol tandang. Klub asal Prancis itu bahkan sudah tiga kali terdepak di fase gugur setelah pada musim 2012/2013 memiliki agregat 3-3 melawan Barcelona, namun mereka juga telah kandas akibat imbang 2-2 saat menjadi tuan rumah di perempatfinal.


Kemalangan PSG masih berlanjut pada 2013/2014 melawan Chelsea di babak perempatfinal. Setelah mereka berhasil menang 3-1 saat menjadi tuan rumah, PSG harus tersisih akibat kalah 0-2 di Stamford Bridge dan menjadikan agregat 3-3 tapi Chelsea unggul dalam hal gol tandang.


PSG yang pernah merasakan hal yang sama pada musim 2018/2019 saat mereka melawan Manchester United. Les Parisiens gugur di 16 besar dengan agregat 3-3 dari kemenangan 2-0 di Old Trafford, namun masih kalah 1-3 saat di kandang.


Juventus juga telah mengalami kerugian akibat gol tandang selama dua musim beruntun. Di mulai dari agregat 2-2 dengan Lyon pada musim 2019/2020 di babak 16 besar, berlanjut di babak 16 besar pertandingan melawan Porto dengan agregat 4-4.


Duel melawan Porto mungkin yang paling menyakitkan untuk Si Nyonya Tua. Setelah harus kalah 1-2 di kandang lawan, Juventus telah membalas dengan skor 2-1 di Turin dan laga lanjut ke extra time.


Bianconeri yang kemudian harus kebobolan di menit ke-115, tapi mereka masih berhasil membalas dua menit berselang. Waktu tidak cukup untuk Juventus menambah gol lagi dan harus tersingkir meski agregat skor seimbang.


Bayern Munich juga sudah dua kali mengalami nasib sial tersebut. Klub asal Jerman itu juga kalah gol tandang di Liga Champions pada musim 2020/2021 melawan PSG dengan agregat 3-3 dan melawan Atletico Madrid pada 2015/2016 dengan agregat 2-2.


Arsenal juga pernah dua kali kerugian akibat gol tandang, yakni saat mereka melawan Bayern pada musim 2012/2013 dengan agregat 3-3 dan melawan AS Monaco pada 2014/2015 dengan agregat 3-3. Manchester City dua kali juga merasakan hal itu saat melawan Monaco dengan agregat 6-6 pada 2016/2017 dan melawan Tottenham Hotspur pada 2018/2019 dengan agregat 4-4.


Berikut data 10 musim terakhir fase gugur Liga Champions:


2011/2012

Marseille vs Inter Milan 2-2


2012/2013

Arsenal vs Bayern Munich 3-3

PSG vs Barcelona 3-3


2013/2014

PSG vs Chelsea 3-3


2014/2015

Arsenal vs Monaco 3-3

PSG vs Chelsea 3-3


2015/2016

Atletico vs Bayern Munich 2-2


2016/2017

Man City vs Monaco 6-6


2017/2018

Shakhtar vs Roma 2-2

Barcelona vs Roma 4-4


2018/2019

Man United vs PSG 3-3

Tottenham vs Man City 4-4

Tottenham vs Ajax 3-3


2019/2020

Juventus vs Lyon 2-2


2020/2021

Juventus vs Porto 4-4

Bayern Munich vs PSG 3-3


*Klub yang tertulis bold mengalami kekalahan akibat gol tandang





Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamond QQ

You May Also Like

0 komentar