SpaceX Sukses Orbitkan 4 Orang ‘Astronot Amatir’ ke Luar Angkasa
ilustrasi: dw.com
Diamond QQ - Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) adalah perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk. Perusahaan ini telah mengembangkan keluarga roket Falcon dengan tujuan menjadi kendaraan peluncuran yang dapat dipakai ulang. SpaceX juga mengembangkan wahana antariksa SpaceX Dragon untuk mengirim suplai dan pergantian awak Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 6 Mei 2002 oleh seorang pengusaha bernama Elon Musk. Awalnya perusahaan ini berbasis di El Segundo, SpaceX kini beroperasi di Hawthorne, California.
Kru Inspiration4 berhasil menjalankan misinya untuk mengorbit di luar angkasa bersama SpaceX. Dengan menggunakan roket Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Dragon, ini menjadi penerbangan luar angkasa pertama ke orbit yang membawa penduduk.
Falcon 9 serta Dragon meninggalkan Bumi dari Kennedy Space Center di Florida pada Rabu (15/September/2021) malam waktu setempat. Ketika Dragon sudah sampai di luar angkasa, sistemnya akan dikendalikan oleh tim SpaceX di Bumi.
Dragon menjadi satu-satunya pesawat ruang angkasa yang sedang terbang dan dapat kembali dengan aman beserta kargonya. Roket Falcon 9 juga menjadi satu-satunya roket kelas orbital yang dapat digunakan kembali.
Nantinya, Jared Issacman, Hayley Arceneaux, Sian Proctor, dan Chris Sembroski akan mengorbit Bumi selama tiga hari. Para ‘astronot amatir’ ini akan mengitari Bumi setiap 90 menit di ketinggian 575 kilometer. Diketahui juga, mereka telah melakukan pelatihan intensif bersama tim SpaceX selama enam bulan.
Ketika mengorbit, keempat orang ini tidak hanya akan bengong dan berdiam saja. Mereka akan melakukan eksperimen sains di sana. Oleh karena itu, SpaceX telah mendesain interior dari Dragon agar memiliki kaca yang besar yang dapat digunakan untuk melihat pemandangan Bumi dari luar angkasa.


0 komentar