Survei BBC Tunjukkan 70 Persen Pekerja Kantoran Tidak Ingin Kembali WFO
ilusrasi: ekonomi.bisnis.com
Diamond QQ - Jika Anda termasuk karyawan yang kerja dari rumah, Anda akan terhindar dari kemacetan yang membuat stress atau transportasi umum yang membuat sesak dan mungkin Anda juga akan menggunakan piyama sepanjang hari dalam bekerja.
Kenapa harus kerja dari rumah? Mungkin, terdapat situasi seperti bencana alam, wabah penyakit atau hal yang berkaitan dengan personal seorang karyawan yang menuntut karyawan artinya harus bekerja dari rumah atau dikenal dengan istilah WFH.
Menghemat Biaya Pengeluaran bagi Karyawan
Bagi karyawan, WFH dapat menghemat biaya makan dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan, begitu juga bagi perusahaan yang bisa mengatur anggaran lebih hemat.
Berbeda halnya, jika berangkat ke kantor. Biarpun mendapat biaya transportasi dan makan dari kantor, tapi biasanya dengan keluar rumah, cobaan untuk membeli makanan di restoran tertentu membuat biaya yang dikeluarkan lebih dari budget yang telah ditetapkan.
Fleksibel
WFH memang membuat karyawan lebih fleksibel dan dapat menentukan sesuai keinginan ingin bekerja pada jam berapa.
Pasalnya, setiap orang memiliki jam produktif yang berbeda satu sama lain. Jam kerja tidak lagi terpaku lagi pada sistem jam 8-5 atau 9-6. Posisi duduk, pakaian serta jam makan bisa disesuaikan sesuai keinginan.
Survei BBC mengungkapkan mayoritas karyawan kantor tidak ingin kembali work from office (WFO) 100 persen walaupun setelah situasi pandemi berakhir.Dari 1.684 responden asal United Kingdom (UK), 70 persen diantaranya lebih memilih tetap work from home (WFH) secara penuh atau bekerja secara hybrid (WFH dan WFO). Mereka juga percaya bahwa penerapan WFO pasca pandemi tidak akan kembali 100 persen seperti masa sebelum pandemi.
Dikutip dari BBC, setengah dari 530 pimpinan perusahaan dari survey Yougov mengatakan bahwa WFO mempengaruhi kreativitas dan kemampuan kolaborasi para pekerja kantor.
Pimpinan perusahaan besar seperti perusahaan investasi Goldman Sachs dan perusahaan teknologi Apple juga tidak setuju dengan adanya lebih banyak fleksibilitas dalam bekerja. Bahkan, mereka menyebut WFH sebagai ‘penyimpangan’. Walaupun begitu, para pimpinan dan pekerja kantor yang disurvei oleh BBC tetap setuju bahwa produktivitas dan ekonomi tidak terpengaruh apabila WFH tetap berlaku.
Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamond QQ


0 komentar